

Sebelum transformasi digital, kebutuhan untuk bertransaksi sering kali mengharuskan nasabah datang langsung ke kantor cabang. Untuk penyelesaian satu transaksi, nasabah perlu meluangkan waktu, menempuh perjalanan, serta mengeluarkan energi dan biaya mobilisasi—suatu proses yang tidak selalu efisien. Selain memakan waktu, mobilitas ini juga menghasilkan emisi karbon dari penggunaan transportasi yang pada akhirnya secara kolektif memberi dampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa inovasi digital perbankan bukan hanya memberikan kemudahan dalam penyelesaian transaksi, tetapi juga menghadirkan peluang nyata untuk mengurangi jejak karbon dan menghadirkan operasional perbankan yang lebih bertanggung jawab.
Untuk menjawab tantangan transaksi konvensional, BCA menghadirkan beragam inovasi digital yang memudahkan nasabah bertransaksi dari mana saja dan kapan saja #bankingfromhome. Aplikasi myBCA hadir sebagai solusi perbankan yang aman dan nyaman. Salah satu fitur terbaru di myBCA adalah Poket Valas. Melalui Poket Valas, nasabah dapat membeli, menyimpan, dan menggunakan hingga 18 mata uang asing secara digital tanpa perlu menukarkan uang fisik atau membawa banknotes saat bepergian. Fitur ini juga menawarkan kemudahan untuk melakukan transaksi top-up, konversi, dan pembayaran internasional langsung melalui aplikasi, sehingga mengurangi kebutuhan mobilisasi dan penggunaan uang tunai. Kemudahan serupa turut dirasakan pelaku usaha melalui KlikBCA Bisnis, yang memungkinkan pengelolaan pembayaran, payroll, dan transfer valas sepenuhnya secara daring. Proses yang sebelumnya mengandalkan dokumen kertas kini dapat dilakukan melalui otorisasi digital yang aman, cepat, dan efisien, sekaligus membantu menekan penggunaan kertas dan jejak karbon operasional.
Setiap transaksi konvensional yang beralih ke kanal digital tentunya membawa dampak positif yang nyata dan terukur pada lingkungan. Ketika nasabah tidak lagi perlu melakukan perjalanan ke kantor cabang, emisi langsung dari penggunaan bahan bakar kendaraan terhindarkan. Dengan asumsi rata‑rata mobil penumpang menghasilkan emisi sekitar 0,17 kgCO₂e per kilometer, sehingga satu kali perjalanan pulang‑pergi sejauh 6 kilometer dapat berpotensi menghasilkan lebih dari 1 kgCO₂e. Ilustrasi sederhana tersebut menunjukkan bahwa setiap transaksi digital memberikan kontribusi nyata dalam menekan produksi emisi karbon.
Ketika penghematan per transaksi ini terjadi secara konsisten dan dalam jumlah yang sangat besar, dampaknya meningkat secara signifikan pada tingkat institusi. Hal ini tercermin dalam kinerja keberlanjutan BCA. Sepanjang tahun 2025, BCA berhasil mencatat potensi penghindaran emisi karbon sebesar 3.140 tonCO₂e dari produk dan solusi perbankan digital yang digunakan oleh nasabah. Pencapaian ini menegaskan bahwa digitalisasi merupakan instrumen penting dalam menekan jejak karbon dari aktivitas perbankan sekaligus mendukung komitmen keberlanjutan jangka panjang.
BCA menyediakan beragam solusi perbankan digital bagi individu maupun pelaku bisnis, termasuk kemudahan akses layanan Halo BCA melalui haloBCA app. Mari bersama-sama memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan dengan menggunakan inovasi digital dari BCA.
#BCAforSustainability
#bankingfromhome
Sumber : diolah dari berbagai sumber.